Asian Para Games 2018: Difabel Adalah Kekurangan yang Sempurna

Di dalam kehidupan sehari-hari, tak jarang akan kita temui orang-orang yang memiliki keterbatasan fisik. Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 menyebutkan bahwa untuk mewujudkan kesamaan hak dan kesempatan bagi penyandang disabilitas menuju kehidupan yang sejahtera, mandiri dan tanpa diskriminasi diperlukan peraturan perundang-undangan yang dapat menjamin pelaksanaannya. Dalam penjelasannya di pasal 3 Undang-undang tersebut, tertera bahwa perwujudan pernghormatan, pemajuan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia serta kebebasan dasar penyandang disabilitas secara penuh dan setara diperlukan untuk mengembangkan diri serta mendayagunakan seluruh kemampuan sesuai minat dan bakat yang dimilikinya.

asian para games 2018

Asian Para Games adalah acara multiolahraga internasional pertama di Asia yang melibatkan atlet dengan berbagai keterbatasan fisik yang dimiliki. Pada tahun ini, kegiatan yang salah satunya disponsori oleh Bukalapak tersebut akan diselenggarakan di Indonesia. Sebagai tuan rumah, Indonesia adalah negara ketiga penyelenggara Asian Para Games yang sebelumnya pernah dilaksanakan di negara China (2010) dan Korea Selatan (2014). Dalam rangka melanjutkan warisan kesuksesan Asian Games pertama di Indonesia yakni pada tahun 1962, kota Jakarta dipilih menjadi kota tempat diselenggarakannya kegiatan tersebut. Dengan berdasarkan pada Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 yang telah dijelaskan pada paragraf sebelumnya, dan tentunya dikarenakan sebuah semangat bahwa olahraga dapat menumbuhkan harapan baru, Pemerintah Republik Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dengan mengambil kesempatan tersebut yakni menjadi penyelenggara Indonesia 2018 Asian Para Games untuk melebihi keberhasilan yang telah dicapai pada acara sebelumnya.

Berbagai langkah agar acara tersebut terlaksana dengan baik mulai dilakukan. Salah satunya adalah dengan pembentukan Panitia Penyelenggara Permainan Asia Indonesia (INAPGOC) yang ditujukan untuk mempersiapkan, melaksanakan dan mengevaluasi pelaksanaan Asian Para Games (INAPG) 2018. Dalam rangka penyelenggaraan kegiatan ini, INAPGOC ingin secara aktif mempromosikan olahraga secara khusus bagi para penyandang atlet cacat untuk Warga Negara Indonesia (WNI), sehingga kedepannya dukungan untuk olahraga ini diharapkan semakin meningkat. Lebih dari itu, acara ini diharapkan dapat menjadi langkah besar untuk terwujudnya sebuah perubahan, bahwa semua orang dari berbagai kalangan masyarakat memiliki hak dan peluang yang sama untuk bersaing, bahwa difabel adalah kekurangan yang sempurna untuk berprestasi dalam ajang ini. Hal ini tentunya sejalan dengan upaya pemerintah dalam rangka pemenuhan kesamaan kesempatan dalam segala aspek penyelenggaraan negara dan masyarakat.

Di dalam Asian Para Games 2018, setidaknya ada 18 cabang olahraga dan 586 nomor cabang lomba yang diperebutkan. Dari kesemua cabang tersebut, ada dua cabang lomba yang memang khusus diperuntukkan bagi penyandang disabilitas. Dua cabang lomba tersebut adalah Boccia dan Goalball. Boccia adalah olahraga yang dimainkan dengan menggunakan kursi roda dan dirancang untuk dimainkan bagi atlet dengan kebertasan kemampuan motorik termasuk cerebral palsy didalamnya. Cara permainan ini adalah dengan melemparkan bola kulit berwarna sedekat mungkin dengan target. Olahraga yang ada sejak tahun 1984 ini juga membolehkan atlet yang tidak dapat melempar bola untuk menggunakan alat bantu.

Adapun cabang olahraga yang kedua adalah Goalball. Olahraga jenis ini diperuntukkan bagi penyandang tuna netra atau orang-orang yang memiliki kekurangan dalam penglihatan. Atlet yang memiliki gangguan penglihatan dan atlet yang tidak dapat melihat akan ditempatkan dalam satu pertandingan. Hal tersebut dikarenakan setiap atlet yang bermain harus menggunakan penutup mata. Olahraga ini dimainkan dengan 3 orang dalam tim yang tiap tim berusaha mencegah masuknya bola dengan menggunakan badan, dimana pemain hanya akan berjaga di sekitar gawang selama pertandingan, Seru bukan untuk pembelian tiket dan informasi yang lebih lengkapnya bisa anda simak pada website berikut https://www.bukalapak.com/event/asian-para-games

Dengan adanya kegiatan Asian Para Games 2018 ini, mari dukung atlet-atlet penyandang disabilitas negeri. Mari tumbuhkan semangat bahwa kekurangan bukanlah hambatan untuk terus berprestasi. Semangat!

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *