Berita Olahraga Akuisisi AC Milan

Salah satu klub raksasa asal Italia, AC Milan, pada pertengahan 2016 lalu sedang berada dalam proses akuisisi atau pindah kepemilikan. AC Milan yang selama 30 tahun terakhir berada di bawah kepemilikan Silvio Berlusconi, dalam dua tahun belakangan memang dikabarkan akan dijual demi menyelamatkan klub berjuluk I Rossoneri tersebut agar lebih kompetitif dan kembali bersaing dengan klub-klub papan atas Eropa. Dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan, gairah Silvio Berlusconi terhadap AC Milan memang terlihat menurun, Opa Berlu, begitu mantan Perdana Menteri Italia tersebut biasa dipanggil, seakan enggan mengucurkan dana segar untuk memperkuat skuad AC Milan, dan cenderung membeli pemain-pemain murah bahkan gratisan. Dengan adanya rilis resmi tentang proses akuisisi ini, klub yang bermarkas di stadion Guesseppe Maezza tersebut akan memulai sebuah era baru. Berikut ini adalah berita olahraga tentang akuisisi klub AC Milan.

Lewat induk perusahaan Fininvest, yang merupakan pemegang saham mayoritas AC Milan, Silvio Berlusconi, didampingi oleh CEO. Fininvest yaitu Danilo Pellegrino, telah menandatangani kesepakatan awal dengan Han Li, perwakilan sebuah grup investor China yang beroperasi melalui perusahaan bernama Sino-Europe Sport Investment Management Changxing Co. Ltd. Kesepakatan tersebut adalah mengenai pembelian seluruh saham yang dimiliki Fininvest di AC Milan, yaitu sebesar 99.93%. Proses akuisisi AC Milan dari Fininvest ke Sino-Europe tersebut tentu menjadi headline di berbagai surat kabar Eropa yang memuat berita olahraga.

Bagi Berlusconi sendiri, menjual club yang sudah dimilikinya selama 30 tahun tentu bukanlah perkara yang mudah. Proses akuisisi yang memakan waktu lama dan cenderung berbelit-belit tersebut merupakan ikhtiyar Berlusconi untuk mendapatkan pembeli yang benar-benar peduli dengan AC Milan, bahkan mencintai AC Milan. Berlusconi khawatir apa yang menimpa klub tetangga AC Milan, yaitu Internazionale, juga akan menimpa AC Milan. Sebagaimana diketahui, Internazionale berganti kepemilikan selama dua kali dalam kurun waktu dua tahun terakhir, yang menandakan bahwa pembeli klub tersebut hanya mementingkan bisnis dan tidak memperdulikan kondisi klub yang dibelinya.

Baca Juga: Pilihan Model-model Terbaru Jersey Arsenal

Kepedulian Berlusconi pada AC Milan yang ditunjukkan dengan memilih investor yang benar-benar mencintai AC Milan memang wajar. Di bawah kepemimpinannya, AC Milan berada di puncak kejayaan, yaitu dengan meraih 5 trofi Liga Champions Eropa, 2 Piala Intercontinental, 1 World Cup Club, 5 Super Europe Cup, 1 Coppa Italia, 6 Piala Super Italia dan 8 Scudetto. Di bawah Berlusconi, I Rossoneri benar-benar menjelma tim raksasa.

Kesepakatan Fininvest dengan Sino-Europe tersebut menetapkan bahwa nilai jual AC Milan adalah sebesar €740 juta, dengan hutang diestimasikan sebesar €220 juta. Dalam kesepakatan tersebut juga tertera kewajiban Sino-Europe untuk mengucurkan dana sebesar €350 juta dalam kurun waktu tiga tahun untuk memperkuat klub, terutama berkaitan denganb transfer pemain. Itulah berita olahraga mengenai proses akuisisi AC Milan. Semoga di bawah pemilik barunya, AC Milan dapat kembali berjaya dan menguasi Eropa sebagaimana kejayaan yang dibawa oleh Silvio Berlusconi.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *