Berita Olahraga Moto GP 2016

Seperti halnya tahun sebelumnya, berita olahraga untuk Moto GP 2016 didominasi oleh persaingan ketat antara Marq Marquez, Valentino Rossi, dan Jorge Lorenzo di tiga besar peraih poin terbanyak.

Meski pertandingan masih tersisa beberapa seri terakhir, namun pada 16 Oktober 2016 lalu, kemenangannya di Montegi, Jepang, membuat Marc Marquez memastikan diri sebagai juara dunia Moto GP 2016.

Poin pembalap Repsol Honda ini tak lagi dapat terkejar setelah dua pesaingnya, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi terjatuh di lintasan dan tak bisa melanjutkan balapan di Montegi, Jepang.

Kemenangannya di Montegi, membuat Marquez berhasil mengumpulkan 272 poin, unggul 76 poin dibandingkan dengan Rossi yang ada di posisi kedua. Dengan tiga pertandingan yang masih tersisa, Rossi tak bisa lagi mengalahkan poin yang telah dikalahkan marquez, hal ini karena poin maksimal yang tersedia untuk 3 pertandingan hanya 75.

Dari berita olahraga yang beredar, kemenangan ini didasari karena gaya balap Marquez di tahun 2016 yang mengalami perubahan jika dibandingkan dengan tahun 2015 dinilai sebagai kunci suksesnya meraih juara dunia.  Marquez dinilai lebih dewasa dan tak lagi sembrono seperti gaya balapnya di tahun-tahun sebelumnya, selain itu, Marquez juga tidak terlalu ngoyo untuk selalu meraih podium pertama karena ia memang lebih mencari poin di setiap pertandingannya.

Baca Juga: Berita Olahraga Akuisisi AC Milan

Marquez lebih memilih untuk bermain aman tanpa harus memaksakan  diri agar selalu naik ke podium, sehingga raihan Marquez terbilang paling konsisten di setiap pertandingan yang dijalaninya. Dari 15 pertandingan yang telah dijalani hingga di Montegi, Jepang, Marquez bisa selalu meraih poin, dengan kemenangan sebanyak 5 kali, dan berhasil naik podium sebanyak 11 kali.

Dibandingkan dengan Valentino Rossi, permainan Marquez memang jauh lebih konsisten. Marquez memang cenderung bermain aman dan  meraih poin demi poin karena baginya akan sulit meraih poin yang telah hilang.

Pada seri Jerman, misalnya. Marquez memilih untuk menuruti nasihat tim agar mengganti motor ketika lintasan yang basah mulai mengering. Berbeda dengannya, Rossi justru baru mengganti motor pada enam lap terakhir, hal ini menyebabkan Rossi tertinggal jauh di belakang padahal sebelumnya ia menduduki posisi pertama. Marquez pun akhirnya memiliki kesempatan untuk melaju di posisi pertama hingga garis finish.

Selain karena pilihan Rossi yang salah pada seri Jerman, Rossi juga empat kali tidak mampu meraih poin di musim 2016 ini. Satu kali Rossi tak mampu menyelesaikan pertandingan saat tiba-tiba motornya berasap ketika bertanding di Mugello, Italia. Kemudian tiga kegagalan lainnya adalah karena ia terjatuh di lintasan sehingga tak mampu meraih poin, yaitu saat terjatuh di Austin-Amerika Serikat, kemudian di Belanda, dan selanjutnya di Montegi-Jepang.

Oleh karena itu, menurut berita olahraga terkini, tujuan Rossi selanjutnya setelah gagal menjadi juara dunia 2016, adalah untuk mengalahkan Jorge Lorenzo dalam hal perolehan poin.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *