Memilih Sepatu Lari Yang Tepat

Pada saat ini, olahraga lari telah menjadi gaya hidup atau hobi kebanyakan orang. Bagi Anda yang memilih lari sebagai hobi dan sarana pembakar kalori, ada satu hal penting selain pemanasan dan stamina, yaitu sepatu lari.

Bagaimanakah cara memilih sepatu lari yang baik? Ya, memilih sepatu untuk berlari merupakan keputusan terbesar setiap pelari. Anda pun harus pintar-pintar memilih sepatu lari agar tak mencederai kaki. Sepatu yang tepat juga bisa membuat aktivitas berlari semakin menyehatkan. Tak hanya untuk tubuh, tetapi juga kaki Anda.

Ketika memilih sepatu berlari, Anda harus mengutamakan kenyamanan. Bila hanya mengedepankan gaya dan berlari dengan sepatu yang salah, kemungkinan besar Anda akan mengalami cedera kaki. Untuk menghindari hal itu, ada baiknya anda memperhatikan beberapa hal sebelum memilih sepatu lari yang tepat.

  • Perhatikan Bentuk Telapak Kaki

Cara memperhatikan bentuk telapak kaki adalah dengan membasahi kaki, lalu menapak di atas kertas buram atau kertas berwarna. Dari situ, akan ketahuan bentuk kakimu seperti apa. Ada 3 jenis telapak kaki yang membutuhkan jenis sepatu yang berbeda pula.

  • Telapak kaki melengkung: anda membutuhkan sepatu dengan bantalan (cushion) di bagian dalamnya.
  • Telapak kaki rata: anda membutuhkan sepatu dengan stabilitas tinggi dan dengan bagian tengah sol yang keras.
  • Telapak kaki normal: anda membutuhkan sepatu dengan fitur stabilitas yang baik.
  • Sesuaikan dengan Medan Tempatmu Lari

Anda yang suka berlari di treadmill di gym bisa memilih sepatu cross training. Sementara anda yang suka lari di jalan raya atau jalan tanah biasa, pilihlah sepatu road runner yang ringan dan fleksibel. Sementara anda yang gemar lari di alam terbuka alias trail running membutuhkan sepatu yang lebih solid untuk melindungi kakimu dari batu, lumpur dan halangan lain. Sepatu ini juga berfungsi menyediakan stabilitas, bantalan dan perlindungan bagian bawah kaki.

  • Perhatikan Berat¬†Sepatu

Berat sepatu berarti beban tambahan yang harus ditanggung kaki. Artinya, semakin ringat sepatu semakin baik buat kaki. Namun harus diperhatikan juga jarak lari yang biasa ditempuh. Sepatu yang sangat ringan cocok buat lari di bawah 5 km. Untuk lari di atas jarak itu, anda tidak harus memakai sepatu yang paling ringan, asalkan memiliki bantalan dan perlindungan yang cukup buat kaki.

  • Memilih Sepatu dengan Kelenturan Baik

Sepatu akan menyerap energi gerak yang dihasilkan oleh kaki. Sepatu yang kurang lentur akan membuat energi gerak terserap habis sehingga memperlambat lari.

  • Ventilasi Juga Diperlukan

Ketika berlari, suhu tubuh meningkat. Suhu di dalam sepatu pun meningkat; apalagi ditambah dengan benturan berulang-ulang antara kaki dengan permukaan bumi. Sepatu yang memiliki lubang-lubang ventilasi bisa membuat suhu di dalam sepatu tetap dingin sehingga membuat lari tetap nyaman.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *