Sejarah Club Sepak Bola Liverpool

Liverpool Football club adalah klub sepak bola dari Inggris yang berbasis di kota Liverpool. Klub sepak bola asal Inggris ini mendapat julukan The Reds. Sekarang  menjadi peserta Liga Utama Inggris.

Sejarah Awal Terbentuknya The Reds

Klub sepak bola ini didirikan pada tahun 1892. Terbentuknya klub ini akibat perseteruan yang terjadi antara Komite Everton FC dengan Jhon Houlding yang menjabat sebagai presiden klub yang juga pemilik stadion Anfield.

Akibat pertengkaran tersebut akhirnya Everton pindah ke stadion Goodison Park dan Jhon Holding menjadikan stadion Anfield sebagai kandang The Reds sampai sekarang. Klub ini tidak membutuhkan waktu lama untuk menjuarai liga. Pada tahun 1900 / 1901, klub ini sukses memenangkan Divisi satu dan lima tahun kemudian mengulangi kemenangannya.

Dibawah manajemen Bill Shankly pada tahun 1959 menandai awal mula era kejayaan dalam sejarah klub. Bill Shankly adalah salah satu manajer yang paling sukses menunjukkan hasil tepatnya pada tahun 1962 membuat klubb ini berada di jajaran elite club sepak bola dunia.

Shankly memenangkan 3 gelar liga, 2 piala FA dan UEFA. Sebelum ia pensiun pada tahun 1974 digantikan oleh asistennya bernaman Bob Paisley. Selama 9 tahun menangani The Reds ia berhasil mempersembahkan sebanyak 21 piala, termasuk piala Eropa, 6 gelar liga dan piala UEFA.

Baca Juga:Portal Penyedia Info Bola Terkini yang Wajib Anda Ketahui

Tragedi Pilu Klub The Reds

Selain kisah kejayaan yang penuh dengan prestasi, Liverpool juga memiliki sejarah kelam. Pada tahun 1985 sebelum final Piala Eropa melawan Juventus di Brussels, Belgia tepatnya di stadion Heysel terjadi insiden yang menewaskan 39 orang. 32 diantaranya adalah 32 orang pendukung Juventus tewas oleh fans The Reds.

Pada saat peristiwa itu terjadi, dinding bata stadium runtuh akibat semua penonton panic dan berusaha keluar stadion. Akibatnya sebanyak 600 orang terluka. Akibat peristiwa itu The Reds dilarang mengikuti kompetisi selama 6 tahun. Selain itu klub Inggris lainnya pun mendapatkan imbas tidak boleh mengikuti kompetisi selama 6 tahun.

Empat tahun kemudian, saat The Reds bermain melawan Nottingham Forest di semi final Piala FA yang diselenggarakan di Hillsborough terjadi tragedy yang menyebabkan sebanyak 96 fans The Reds tewas akibat berdesak-desakan.

Lambang The Reds

Lambang Liverpool beberapa kali mengalami perubahan dan perkembangan mengikuti perkembangan sejarah klub itu sendiri. Dalam tradisinya warna merah dan putih adalah warna klub, lalu pada tahun 1960-an berubah menjadi merah. Setelah terjadi tragedy Hiilsborough lambangnya diganti menjadi dua nyala api, sebagai salah satu bentuk menghormati 96 supporter yang meninggal dunia akibat peristiwa itu.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *