Home Tips dan Trik Ini Dia 3 Pemain Tunggal Putra Olahraga Bulutangkis yang Melegenda

Ini Dia 3 Pemain Tunggal Putra Olahraga Bulutangkis yang Melegenda

by Chloe Hughes

Di Asian Games 2018, olahraga bulutangkis mencuri perhatian tidak hanya masyarakat Indonesia namun juga dunia. Sosok Anthony Ginting dan Jonatan Christie mampu menyedot perhatian masyarakat terutama berkat kesuksesan mereka memperoleh perunggu dan emas di tunggal putra Bulutangkis. Kedua pemain tersebut digadang-gadang akan menjadi pemain hebat di masa depan dan mungkin akan bisa menyamai kehebatan 3 legenda bulutangkis tunggal putra Indonesia.

Ini Dia 3 Pemain Tunggal Putra Olahraga Bulutangkis yang Melegenda 

Pertama adalah Taufik Hidayat. Pemain tunggal putra yang berhasil merebut emas sebelum Jonatan Christie di Asian Games 2006 ini lahir di tanggal 10 Agustus 1981. Taufik termasuk sebagai salah satu legenda bulutangkis Indonesia dan setelah taufik, hingga saat ini belum ada yang menyamai pencapaian yang pernah ia peroleh. Pemain yang terkenal sengit saat melawan Lin Dan ini sepanjang karirnya mendapatkan 27 gelar dan 19 kali menjadi runner up.

Sebagai seorang pemain di cabang olahraga bulutangkis, Taufik Hidayat mencatatkan namanya sebagai perain medali emas kala Olimpiade Athena 2004. Pemain yang terkenal memiliki pukulan backhand smash hingga 206 km/jam ini juga menjadi pemegang rekor untuk pemain tunggal di kompetisi tunggal dan rekor smash Taufik adalah 305 km/jam. Beberapa kejuaraan yang pernah ‘dikuasai’ Taufik sepanjang karirnya, diantaranya adalah: 

  • Peraih medali emas di Indonesia Open 6 kali di sejak 1999 hingga 2006.
  • Mendapatkan emas, perah dan 2 kali perunggu kala bertarung di kejuaraan dunia.
  • Mendapatkan 3 emas di tahun 1998, 2002, 2006, 1 perak serta 2 perunggu di Asian Games.
  • 2 emas, 1 perak dan 3 perunggu kala bermain Thomas Cup.
  • 2 emas di Sea Games.

Kedua adalah Rudy Hartono. Pemain kelahiran 18 Agustus 1948 ini termasuk pemain terbaik sepanjang sejarah di bulutangkis. Pemenang All England sebanyak 8 kali dimana 7 kali emas diraih secara beruntun yaitu di tahun 1968-1974 dan hingga kini belum ada yang mampu memecahkannya. Pemain yang hanya tampil sekali di IBF World Champion yang diselenggarakan di Jakarta di tahun 1980 ini juga merupakan pemegang medali emas sebanyak 4 kali dan perak 2 kali untuk Thomas Cup. Tidak heran jika Rudy Hartono masuk ke kelompok elit dari World Badminton Hall of Fame di tahun 1997 bahkan pemerintah memberikan Tanda Kehormatan RI Bintang Jasa Utama kepadanya.

Ketiga adalah Liem Swie King. Pemain legenda olahraga bulutangkis yang lahir 28 Februari 1956 ini adalah kekuatan utama di sektor tunggal putra mulai dari akhir 1970an hingga pertengahan 80an ini terkenal akan jump smash-nya. Liem Swie King pernah menjuarai All England sebanyak 3 kali dan jika ditambahkan dengan turnamen grand prix, maka title pemain yang meraih emas di Asian games Bangkok 19778 dan 3 kali juara Thomas Cup ini maka totalnya bisa puluhan.

 

Baca Juga:   Rekomendasi 10 Sepatu Eagle Berkualitas dan Nyaman Dipakai Berolahraga

Artikel Lainnya

1 comment

frolep rotrem October 28, 2020 - 6:37 pm

I am not very good with English but I get hold this rattling easy to read .

Reply

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More