Home Berita Olahraga Mengenal Istilah dalam Transfer Market Dunia Sepak Bola yang Sering Didengar

Mengenal Istilah dalam Transfer Market Dunia Sepak Bola yang Sering Didengar

by Chloe Hughes

Pemain sepak bola memang suatu profesi yang sangat didambakan oleh kebanyakan laki-laki karena dapat menyalurkan hobi mereka, membuat badan sehat, selain itu dibayar dengan harga yang tidak murah. Namun, menjadi pemain sepak bola ternyata ada yang namanya transfer market dimana para klub atau tim sepak bola saling menukar pemain, menjual, mau pun membeli para pemain yang dianggap bagus dan berbakat. Hal ini tentu bukan ha lasing lagi, terutama untuk Anda yang sangat menyukai olahraga yang satu ini. Dalam sistem tersebut, sering kali kita melihat atau mendengar beberapa istilah yang sering dipakai oleh mereka. Berikut ini adalah beberapa istilah yang sering dipakai di dunia sepak bola tersebut:

 

Buy Back Clause
Buy Back Clause adalah salah satu pasal yang ditulis oleh suatu klub sepak bola dimana yang akan menjual pemainnya ke klub atau tim lain. Disini, mereka bisa mengajukan banyak hal, misalnya mengizinkan klub tersebut membeli kembali pemain yang dijual, dan ketentuan lainnya yang memungkinkan penjualnya mendapatkan untung yang besar. Pasal ini juga diciptakan untuk para pemain yang masih muda dan memiliki bakat bermain namun tidak mempunyai kesempatan yang baik. Selain memberi keuntungan untuk sang penjual, hal ini juga memberi keuntungan untuk pemainnya tersebut.

 

Performance Related Clause
Pasal yang satu ini memang baru saja dibuat dan memang sengaja dibuat untuk memuat beberapa kesepakatan mengenai performa pemain tersebut. Misalnya, antar klub sepakat jika pemain tersebut dapat menghasilkan prestasi yang menonjol, maka si pembeli harus membayar lebih ke penjualnya. Masih banyak segala kesepakatan yang dibuat berdasarkan performa pemainnya. Istilah yang satu ini memang sekarang ini sering kali dijumpai pada bidang transfer market tersebut.

Baca Juga:   Tips Olahraga yang Baik untuk Ibu Hamil

 

Buy Out Clause
Pasal yang satu ini berbanding terbalik dengan buy back, yaitu dimana pasal ini berisikan tentang ‘kontrak mati’ sang pemain yang dijual oleh klub asalnya. Hal ini dibuat agar pemain tersebut tidak bisa diambil oleh klub lain dan tetap bermain dengan membawa nama klub pembelinya. Kontrak ini juga sering kali digunakan untuk mengikat para pemain muda yang memiliki bakat menakjubkan. Namun, kontrak yang satu ini bernilai lebih mahal dan lebih tinggi dari yang lainnya karena mereka tidak bisa membelinya lagi.

 

Co-Ownership
Istilah yang satu ini juga menjadi yang paling sering ditemukan di bidang transfer market. Istilah ini digunakan ketika akan mentransfer pemain yang memiliki notabene ‘milik bersama’. Hal ini adalah sebuah kontrak yang disepakati oleh kedua pihak klub dan menyatakan seorang pemain berbakat tersebut sebagai milik bersama, jadi pemain itu bisa bermain dengan membawa nama klub A mau pun klub B. Namun, untuk informasi personalnya, pemain tersebut akan terdaftar dalam klub asalnya.

Artikel Lainnya

3 comments

froleprotrem October 28, 2020 - 8:07 am

My brother recommended I might like this web site. He was once entirely right. This post actually made my day. You cann’t imagine just how so much time I had spent for this info! Thank you!

Reply
froleprotrem October 28, 2020 - 8:14 am

Howdy very cool website!! Man .. Beautiful .. Superb .. I will bookmark your web site and take the feeds additionally…I’m happy to seek out so many helpful info right here in the put up, we’d like work out extra strategies in this regard, thanks for sharing. . . . . .

Reply
Fresh SEO Agency Winnipeg October 30, 2020 - 12:34 pm

It’s arduous to find knowledgeable folks on this topic, but you sound like you know what you’re talking about! Thanks

Reply

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More